8 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Memulai Bisnis Aquaponik

8 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Memulai Bisnis Aquaponik

Urbanina.com – Sistem aquaponik saat ini menjadi revolusi dalam dunia pertanian dimana seseorang dapat bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah dan  masalah lahan yang sempit dapat diatasi. Meskipun demikian sebelum memulai bisnis aquaponik atau menanam tanaman dengan sistem akuaponik ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain

  1. Hobi vs komersil

 

Membangun perangkat aquaponik dan memulai menanam dengan sistem ini dimulai dari tujuan dari sistem akuaponik itu sendiri. Ada dua tujuan yang jadi alasan budidaya sistem aquaponik diantaranya hobi dan tujuan komersil. Sistem aquaponik yang dibuat untuk menyalurkan hobi berkebun atau sebagai tugas sekolah lebih  sederhana dibandingkan sistem akuaponik yang dirancang untuk tujuan komersial sehIngga tidak memerlukan perencanaan yang mendalam. Sedangkan untuk tujuan komersial maka seseorang harus merencanakan segala sesuatunya dengan baik.

bisnis aquaponik

 

  1. Biaya dan keuntungan

 

Untuk membangun sistem aquaponik yang digunakan dalam berbisnis atau tujuan komersil maka dibutuhkan perhitungan biaya yang cermat mencakup modal dan segala hal yang dibutuhkan untuk membeli perangkat dan alat yang dibutuhkan dalam membangun sistem tersebut. Begitu juga dengan keuntungan yang akan didapatkan harus dapat diperkirakan dengan baik mengingat dalam sistem akuaponik yang digunakan untuk tujuan komersil seseorang harus mendapatkan modalnya kembali, berbeda halnya dengan sistem akuaponik yang hanya digunakan untuk tujuan hobi, seseorang tidak harus menghitung Berapa besar keuntungan yang didapat.

 

  1. Build or buy

 

Sebelum menjalankan bisnis aquaponik maka pertimbangkan terlebih dahulu apakah anda akan membangun sendiri perangkat tersebut maupun membelinya dari toko atau ahli yang sudah berpengalaman dalam membuat suatu sistem akuaponik.  Jika tujuan budidaya adalah untuk komersil maka sebaiknya peralatan dibeli dan dibangun oleh mereka yang sudah ahli dalam merakit sistem aquaponik.

 

  1. Greenhouse

 

Greenhouse adalah bangunan yang dibangun khusus untuk membudidayakan tanaman. Jika anda ingin membangun suatu sistem aquaponik untuk tujuan komersil maka sebaiknya budidayakan tanaman didalam green house karena lebih terjamin keamanan serta lebih mudah dalam mengontrol lingkungan. Tanaman akan lebih terlindungi di dalam green house dari hujan lebat angin.

 

  1. Perbandingan jumlah ikan dan tanaman

 

Yang perlu diperhatikan selanjutnya dalam perencanaan sistem akuaponik adalah Jumlah ikan dan tanaman yang dibudidayakan.  Rasio perbandingan sebut harus dihitung dengan baik karena nantinya pakan ikan yang digunakan akan mempengaruhi jumlah kotoran dan nutrisi yang harus disaring oleh tanaman.

 

  1. Design Growbed

 

Desain growbed dalam budidaya tanaman aquaponik harus diperhatikan dengan baik dan dipilih berdasarkan kebutuhan atau faktor lain yang mempengaruhi sistem tersebut misalnya ketersediaan air atau jenis tanaman yang ditanam. Sistem tanam floating Raft dan pasang surut menggunakan volume air yang lebih besar dibandingkan sistem ntf dan biasanya lebih banyak digunakan oleh para petani budidaya.

 

  1. Kontrol lingkungan

 

Dalam sistem akuaponik diperlukan kontrol lingkungan yang baik diantaranya kontrol pH atau temperatur kolam air serta banyaknya nutrisi yang diserap oleh tanaman untuk itu sebelum memulai bisnis aquaponik maka sebaiknya sediakan alat-alat yang digunakan untuk mengukur kondisi lingkungan dan perangkat yang membantu dalam mengontrol kondisi tersebut.

 

  1. Sirkulasi air

 

Hal yang perlu direncanakan sebelum memulai bisnis aquaponik berikutnya adalah sistem sirkulasi air pada metode aquaponik yang digunakan. Pemilihan pompa dan pipa yang sesuai dengan sistem akan sangat menentukan sirkulasi air yang baik bagi tanaman dan ikan. Penggunaan pipa yang terlalu besar akan menghabiskan biaya yang lebih banyak sementara penggunaan pipa yang lebih kecil lebih rentan mengalami resiko penyumbatan dan gangguan sirkulasi air. Pompa dan waktu mengalirnya air juga dapat mempengaruhi sirkulasi air tersebut maka pilihlah jenis pompa yang sesuai kebutuhan dan perhatikan waktu yang baik untuk menyalakan pompa dan mematikannya.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *