Cara Tanam Kangkung Sistim Akuwa Ponik

Cara Tanam Kangkung Sistim Akuwa Ponik

Urbanina.com – Dalam cara tanam kangkung sistim akuwa ponik kali ini kita akan menggunakan model DFT (Deep Flow Technique). DFT adalah teknik air dalam yang mengalir dimana sebuah pompa air akan menyedot air dari kolam untuk disalurkan pada tanaman melewati pipa paralon (PVC). Air disalurkan pada kedalaman reatif tinggi, 1/2 atau 3/4 dari diameter pipa. Tanaman ditempatkan dalam netpot-netpot gelas plastik yang mengandung media tanam yang akan mengisap nutrisi dari aliran air tersebut.

Cara tanam kangkung sistim akuwa ponik terbilang sederhana, namun perlu dipersiapkan alat-alat dan bahannya terlebih dahulu, diantaranya:

  • Pompa air, sebaiknya menggunakan pompa kolam ikan yang mempunyai head 2 meter. Pompa ini kecuali untuk mengangkat air ke pipa-pipa juga memiliki fungsi sebagai alat pencampur cairan nutrisi air kolam.
  • Pipa pralon, pilih yang berukuran 3 inci untuk rangka saluran air dan tempat letak lubang netpot.
  • Netpot, tempat untuk menanam dan media tanam. Bisa memanfaatkan bekas gelas plastik air mineral atau wadah lainnya yang bentuk tubuhnya sedikit panjang sampai bisa mengenai aliran air.
  • Pecahan genting tanah liat, untuk tempat media tanam benih, dapat diganti dengan batu zeolit, arang sekam, pecahan bata, pasir malang dan batu kerikil.
  • Kapas kasar (tissue), berfungsi untuk tempat menyemai benih kangkung.

Cara Tanam Kangkung Sistim Akuwa Ponik []

Cara tanam kangkung sistim akuwa ponik melalui beberapa langkah dan proses:

  • Pipa paralon dibor untuk membuat beberapa lubang lalu letakkan netpot gelas pada lubang-lubang tersebut.
  • Jarak antar lubang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, misalnya. 10 cm, 15 cm atau 20 cm. Di sini dibuat agak rapat 10 cm jarak tiap pusat lubang. Dengan jarak ini atau sedikit kurang, Untuk pipa 4 m dengan jarak antar lubang 10 cm bisa didapat sekitar 38-40 lubang netpot.
  • Pipa paralon dibuatkan dudukannya bisa diletakkan di atas atau samping kolam.
  • Pada bagian ujungnya dipasang tutup paralon.
  • Pompa air tersebut dipasang di ujung yang terdapat tutupnya.
  • Buatkanlah saluran dari selang (paralon) ke lubang netpot yang pertama selaku tempat air kolam masuk.
  • Selanjutnya lubangi gelas plastik itu lalu masukkan ke dalam lubang di paralon. Upayakan lubang paralon dibuat agak besar supaya tidak gampang buntu oleh lendir endapan lumpur atau lumut.
  • Masukkan pecahan genting ke dalam gelas plastik dengan ketinggian setinggi air yang mengalir atau agak di atasnya.

Proses penanaman pada cara tanam kangkung sistim akuwa ponik adalah sebagai berikut:

  • Pada kangkung darat, benih langsung disemai saja. Selembar kapas diletakkan terlebih dahulu ke atas media genteng supaya biji tidak kandas ke bawah.
  • Letakkan secara merata biji-biji kangkung di atas kapas yang basah tadi sekitar 4-5 biji.
  • Supaya proses perkecambahan berjalan baik maka di atas biji ditutupi dengan guntingan bekas plastik kresek berwarna hitam. Bila tidak tersedia kapas bisa diganti dengan kertas tisu.
  • Selain disemai langsung, sejumlah netpot bisa dicoba dengan bibit kangkung pindah tanam.
  • Bibit yang disemaikan dengan menggunakan media tanah dan telah mempunyai 4-5 daun sebaiknya segera dipindahkan saja ke dalam netpot.
  • Setelah berumur 35 hari sejak masa tanam, siap-siap untuk dipetik.

Demikianlah cara tanam kangkung sistim akuwa ponik dengan menggunakan model DFT atau teknik air dalam yang mengalir.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *