Cabe Rawit Aquaponik Menarik Untuk Dibudidayakan

Cabe Rawit Aquaponik Menarik Untuk Dibudidayakan

Urbanina.com – Cabe rawit adalah suatu jenis cabe yang amat terkenal untuk dibudidayakan. Cabe rawit atau dalam dunia tumbuh-tumbuhan disebut Capsicum frutescens ini tepat sekali ditanam di daerah tropis. Cabe rawit bisa tumbuh dengan baik pada ketinggian 0-500 mdpl. Dalam menanam cabe rawit Anda mesti mengetahui sifat dan karakternya. Pada umumnya jenis cabe apa saja nyaris sama dalam pembudidayaannya. Bagaimana dengan cabe rawit aquaponik dan adakah perbedaan cara budidayanya?

Tanaman ini amat unik sebab banyak sekali manfaat yang didapat oleh para pengkonsumsinya. Menurut beberapa hasil penelitian para ahli, buah cabe rawit dipercaya bisa mengatasi nyeri pada sendi, merawat jantung, mengatasi stroke, memperlambat penuaan dini, menambah nafsu makan, dan mencegah kanker.

Cabe Rawit Aquaponik Menarik Untuk Dibudidayakan

Apabila Anda ingin menanam cabe rawit, sebetulnya cukup mudah bila Anda telah mengetahui syarat-syarat tumbuhnya ketimbang cabe besar yang cenderung sangat banyak risikonya. Apalagi saat ini telah hadir budidaya cabe rawit aquaponik yang diminati banyak orang. Namun masih ada sebagain orang yang belum mengetahui caranya.

Pada budiddaya cabe rawit aquaponik ini penanaman bibit/benih dilakukan pada gelas plastik bekas air mineral (netpot) yang telah dilubangi. Media tanamnya menggunakan pecahan genteng atau pecahan tegel rumah yang sudah dijadikan potongan-potongan kecil. Media tanam yang berada di dalamnya terbilang amat terbatas karena gelas plastik yang dipakai ukurannya kecil. Untuk sumber nutrisi bagi tanaman cabe rawait, air dari kolam ikan yang berada di bawahnya dipompa ke atas dan dialirkan melalui jaringan pipa paralon/PVC dengan diameter 3 inci yang diletakkan di atas kolam ikan.

Penanaman

Bibit cabe rawit disemai terlebih dulu di atas media tanah. Bijinya dapat diambil  dari sisa cabe rawit sewaktu masak di dapur. Bibit cabe rawit yang sudah berusia kira-kira 1 mingu dan mulai tumbuh daun lalu dipindahkan ke media berisi pecahan genteng.

Ketika pemindahan berlangsung akar tanaman cabe rawit bersih dari media tanah. Maka dari itu awal pertumbuhannya relatif lambat lantaran mesti banyak melakukan adaptasi dengan media pecahan genteng. Untuk itu Anda bisa mencobanya dengan menyertakan media tanah yang lebih banyak masih menempel pada akarnya agar tanaman cabe rawit muda ini dapat tumbuh lebih cepat.

Perawatan

Penambahan pupuk bisa diterapkan pada tanaman cabe rawit yang ditempatkan pada pot dari gelas plastik bekas air mineral ini sebab tumbuh di media dengan kandungan unsur haranya yang terbatas. Sisa lumpur kolam dan pupuk kompos atau pupuk organik jadi pupuk tambahan yang diisikan pada sisa ruang yang masih tersisa diatas pecahan genteng. Hujan yang relatif deras bisa melarutkan pupuk tambahan ini. Dengan demikian pupuk kompos bisa ditambahkan ulang secara berkala.

Aneka jenis tanaman cabe memang cukup lebih sulit dalam perawatannya sebab banyak hama, khususnya daun yang keriting dibandingkan dengan tanaman lain. Cabe rawit yang berdaun keriting akan terhambat pertumbuhannya sehingga sulit besar (kerdil).

Pemanenan

Panen bisa dilakukan pada usia 2,5-3 bulan dihitung sejak tanam. Pemanenan dapat dilakukan sampai tanaman cabe berumur 6 bulan dan fase panennya sampai 15-18 kali dalam 1 kali tanam. Sebaiknya panen dilakukan pada pagi hari dengan cara memetik buah dan tangkainya. Buah yang baik berbentuk padat berisi dan ramping serta rasanya biasanya  pedas dan di pasar dihargai lebih mahal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *